Skip to main content

Terkena Azab Kubur karena air kencing


Islam adalah agama yang mempunyai tata cara dan aturan baik dalam aturan dan tata cara beribadah maupun aturan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam aktivitas sehari-hari, islam mempunyai tata cara dan aturan seperti halnya dalam bersuci dari hadast kecil dan hadast besar.

Dalam beberapa hadist Nabi di jelaskan tata cara bersuci dari hadast kecil seperti tata cara bersuci setelah buang air kecil dan buang air besar. Di balik anjuran tersebut, terdapat ancaman yang begitu menakutkan hanya karena salah dalam tata cara bersuci. Berikut hadist tentang adab dan tata cara serta ancaman dalam bersuci :

Adab dan Tata cara Bersuci

Ada seseorang yang berkata kepada Salman radhiyallahu ‘anhu: “Apakah Nabi kalian shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan segala sesuatu sampai masalah buang air?” Ia menjawab:
أَجَلْ لَقَدْ نَهَانَا أَنْ نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ لِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِىَ بِالْيَمِينِ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِىَ بِأَقَلَّ مِنْ ثَلاَثَةِ أَحْجَارٍ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِىَ بِرَجِيعٍ أَوْ بِعَظْمٍ .
“Ya, Beliau melarang kami buang air besar atau buang air kecil menghadap kiblat, beristinja’ dengan tangan kanan, beristinja’ dengan batu yang kurang dari tiga buah dan beristinja’ dengan kotoran binatang ( Termasuk semua yang najis ) atau tulang.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi).
Buang air di tempat tersembunyi
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda :
خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَكَانَ لَا يَأْتِي الْبَرَازَ حَتَّى يَغِيْبَ فَلاَ يُرَى
“Kami pernah keluar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam safar, Beliau biasanya tidak buang air besar kecuali dengan menghilang, sehingga tidak terlihat.” (Shahih, HR. Ibnu Majah).
Membaca Do'a Masuk WC
Anas radhiyallahu ‘anhu berkata:
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ: اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila masuk ke jamban, Beliau mengucapkan, “Ya Allah, sesungguhnya saya berlindung kepadamu dari setan laki-laki dan perempuan.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmidzi dan Nasa’i).
Azab Kubur karena air kencing
Hati-hatilah dlam bersuci, wajib hukumnya setelah buang air kecil, membasuh sisa-sisa air kencing di kemaluan dengan air yang mengalir sampai bersih. Jangan sampai karena hal sepele ini kita mendapat azab kubur. Hal ini berdasarkan hadist Rasulullah :
Hadits berikut disebutkan oleh Ibnu Hajar Al Asqolani dalam Bulughul Marom saat membahas bab “Buang Hajat”.
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – – اِسْتَنْزِهُوا مِنْ اَلْبَوْلِ, فَإِنَّ عَامَّةَ عَذَابِ اَلْقَبْرِ مِنْهُ – رَوَاهُ اَلدَّارَقُطْنِيّ
وَلِلْحَاكِمِ: – أَكْثَرُ عَذَابِ اَلْقَبْرِ مِنْ اَلْبَوْلِ – وَهُوَ صَحِيحُ اَلْإِسْنَاد ِ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bersihkanlah diri dari kencing. Karena kebanyakan siksa kubur berasal dari bekas kencing tersebut.” Diriwayatkan oleh Ad Daruquthni.

Diriwayatkan pula oleh Al Hakim, “Kebanyakan siksa kubur gara-gara (bekas) kencing.” Sanad hadits ini shahih.
Dari Abdullah bin ’Abbâs Radhiyallahu anhuma, dia berkata:
مَرَّ النَّبِيُّ  صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَبْرَيْنِ فَقَالَ إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ أَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ لَا يَسْتَتِرُ مِنْ الْبَوْلِ وَأَمَّا الْآخَرُ فَكَانَ يَمْشِي بِالنَّمِيمَةِ ثُمَّ أَخَذَ جَرِيدَةً رَطْبَةً فَشَقَّهَا نِصْفَيْنِ فَغَرَزَ فِي كُلِّ قَبْرٍ وَاحِدَةً قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ لِمَ فَعَلْتَ هَذَا قَالَ لَعَلَّهُ يُخَفِّفُ عَنْهُمَا مَا لَمْ يَيْبَسَا
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati dua kuburan, lalu Beliau bersabda: “Sesungguhnya keduanya ini disiksa, dan tidaklah keduanya disiksa dalam perkara yang berat (untuk ditinggalkan). Yang pertama, dia dahulu tidak menutupi dari buang air kecil. Adapun yang lain, dia dahulu berjalan melakukan namimah (adu domba)”. Kemudian Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengambil sebuah pelepah kurma yang basah, lalu membaginya menjadi dua, kemudian Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menancapkan satu pelepah pada setiap kubur itu. Para sahabat bertanya: “Wahai Rasûlullâh, kenapa anda melakukannya”. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Semoga Allâh meringankan siksa keduanya selama (pelepah kurma ini) belum kering”. (HR. Bukhari, no. 218; Muslim, no. 292)
Demikianlah betapa dahsyat nya ancaman bagi yang tidak bersuci. Semoga kita terhindar dari siksaan kubur. Aamiiinn.

Comments

Popular posts from this blog

Cara remote komputer dengan UltraViewer

Ultra Viewer adalah software buatan DucFabulous yang digunakan untuk remote atau mengendalikan komputer dari jarak jauh. Manfaat dari remote komputer dari jarak jauh yaitu salah satunya untuk pekerjaan yang bisa di lakukan dari rumah dan banyak manfaat lainnya dengan modal komputer dan koneksi internet. Ada banyak software untuk remote komputer, tapi kali ini kita akan mengulas software UltraViewer. Berikut cara remote komputer dengan UltraViewer. 1. Install Aplikasi UltraViewer di Semua Komputer Langkah pertama tentunya kita harus mendownload aplikasi UltraViewer terlebih dahulu. Silahkan download di link berikut :   Setelah selesai di download, install aplikasi UltraViewer nya di komputer sobat dan komputer yang akan di remote, lalu jalankan aplikasi di dua komputer tersebut. 2. Tampilan awal dan Setting Gambar diatas adalah tampilan awal dari aplikasi UltraViewer. Saat di tampilan itu, komputer kita secara otomatis memiliki ID...

Cara Menghapus Karakter/Tanda Baca Tertentu di Microsoft Excel

Microsoft Excel Siapa yang tak kenal dengan Microsoft Excel, sebuah software pengolah angka dari perusahaan teknologi Microsoft yang paling banyak dan populer digunakan hingga saat ini. Software Microsoft Excel biasa kita temukan di perusahaan-perusahaan, kantor-kantor, di komputer pribadi yang bertujuan untuk membantu pekerjaan dengan mengolah data dan angka yang terkomputerisasi. Dalam Sofware Microsoft Excel terdapat banyak formula dan rumus yang mempunyai fungsi masing-masing untuk memecahkan dan membantu dalam pengolahan data dan angka. Adakalanya kita ketika telah mengetik sangat banyak angka tapi dalam waktu bersamaan kita ingin menghilangkan dan menghapus beberapa karakter atau tanda baca. Berikut kami jelaskan cara menghapus karakter/tanda baca di Microsoft Excel dengan menggunakan formula SUBTTIUE : Contoh Kasus Pada contoh yang pertama ini adalah kita ingin menghilangkan karakter tanda baca titik (.) di beberapa cell. Contoh menghapus tanda...