Skip to main content

Infus Water buat perokok

Sumber : Instagram
Infus Water adalah air rendaman buah-buahan atau air rendaman rempah serta sayuran yang di rendam selama beberapa jam untuk mendapatkan semua manfaat dari buah dan rempah yang direndam. 

Infus Water sudah terbukti secara medis dapat membantu kita merasakan manfaat dari buah atau rempah yang kita gunakan. Kali ini kita akan uraikan cara membuat infus water  yang bisa kita konsumsi dan khususnya untuk perokok. Berikut langkah-langkah pembuatannya :

Bahan :
  1. Buah Flat Peach secukupnya
  2. Buah Kurma secukupnya
  3. Air putih 1 botol.

  • Masukkan dan rendam buah Flat peach dan kurma dengan kedalam 1 botol air putih suhu normal  selama  6 jam. 
  • Masukan ke kulkas biar tidak berbusa, kalau tidak suka dingin bisa Di keluarin ketika waktu mau minum.


Untuk yang bukan perokok juga boleh minum jni, siapapun boleh, anak kecil boleh minum, ibu hamil dan menyusui juga boleh minum infus water ini. 

Semoga allah selalu menganugrahkan nikmat sehat kepada kita semua..
Wassalam.

Comments

Popular posts from this blog

Cara remote komputer dengan UltraViewer

Ultra Viewer adalah software buatan DucFabulous yang digunakan untuk remote atau mengendalikan komputer dari jarak jauh. Manfaat dari remote komputer dari jarak jauh yaitu salah satunya untuk pekerjaan yang bisa di lakukan dari rumah dan banyak manfaat lainnya dengan modal komputer dan koneksi internet. Ada banyak software untuk remote komputer, tapi kali ini kita akan mengulas software UltraViewer. Berikut cara remote komputer dengan UltraViewer. 1. Install Aplikasi UltraViewer di Semua Komputer Langkah pertama tentunya kita harus mendownload aplikasi UltraViewer terlebih dahulu. Silahkan download di link berikut :   Setelah selesai di download, install aplikasi UltraViewer nya di komputer sobat dan komputer yang akan di remote, lalu jalankan aplikasi di dua komputer tersebut. 2. Tampilan awal dan Setting Gambar diatas adalah tampilan awal dari aplikasi UltraViewer. Saat di tampilan itu, komputer kita secara otomatis memiliki ID...

Terkena Azab Kubur karena air kencing

Islam adalah agama yang mempunyai tata cara dan aturan baik dalam aturan dan tata cara beribadah maupun aturan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam aktivitas sehari-hari, islam mempunyai tata cara dan aturan seperti halnya dalam bersuci dari hadast kecil dan hadast besar. Dalam beberapa hadist Nabi di jelaskan tata cara bersuci dari hadast kecil seperti tata cara bersuci setelah buang air kecil dan buang air besar. Di balik anjuran tersebut, terdapat ancaman yang begitu menakutkan hanya karena salah dalam tata cara bersuci. Berikut hadist tentang adab dan tata cara serta ancaman dalam bersuci : Adab dan Tata cara Bersuci Ada seseorang yang berkata kepada Salman  radhiyallahu ‘anhu : “Apakah Nabi kalian  shallallahu ‘alaihi wa sallam  mengajarkan segala sesuatu sampai masalah buang air?” Ia menjawab: أَجَلْ لَقَدْ نَهَانَا أَنْ نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ لِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِىَ بِالْيَمِينِ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِىَ بِأَقَلَّ مِنْ ثَلاَثَةِ ...

Salahuddin Al-Ayyubi : Tokoh islam penakluk Kota Yerusalem dan Masjidil Aqsa

Yusuf bin Najmuddin al-Ayyubi adalah nama dari  Salahuddin Ayyubi. Lahir tahun 1138 Masehi di wilayah Tikrit, Irak   Ia lebih dikenal dengan nama julukannya yaitu,  Salahuddin Ayyubi / Saladin / Salah ad-Din . Salahuddin terkenal di dunia Muslim dan  Kristen  karena kepemimpinan, kekuatan militer, dan sifatnya yang  ksatria  dan pengampun pada saat ia berperang melawan  tentara salib . Sultan Salahuddin Al Ayyubi juga adalah seorang ulama. Ia memberikan catatan kaki dan berbagai macam penjelasan dalam kitab  hadits   Abu Dawud . Asal dan Perjalanan Hidup Meskipun ia mencintai perdamaian, Salahuddin Ayyubi menjadi salah satu pejuang terhebat di dunia. Ia dilahirkan di Tekrit pada tahun 1138 M ketika ayahnya Ameer Najmudin adalah penguasa Tekrit. Dia dibesarkan oleh ayahnya yang mulia dan pamannya yang berbakat, Asad-ud-din Shirkhu. Salahuddin adalah orang yang sangat cerdas dan mulia. Dia mencintai perdamaian dan tidak pern...